AcehBerita FotoNusantara

Gubernur Aceh : Jutaan Padi Aceh Dijual

Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf dalam sambutan memberikan bantuan bibit padi,pupuk dan obat pengendali hama untuk 315 petani miskin di Nisam, Aceh Utara, Selasa (14/11). Aceh24.com

Gubernur Aceh : Jutaan Ton  Padi Aceh Dijual

NISAM- Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf menyebutkan jutaan ton padi  hasil panen petani di Provinsi Aceh, selama ini dijual ke luar daerah. Ironisnya, setelah menjadi beras, giliran orang Aceh yang membeli.

Demikian disampaikan gubernur bertitel sarjana dokter hewan ini saat, memberikan bantuan pupuk,obat-obatan pengendali hawa kepada 315 petani miskin di Kecamatan Nisam, Kabupaten Aceh Utara, Selasa siang, (14/11).

“Aceh semasa pertama kali saya menjadi gubernur, sudah swasembada beras.  Saat ini juga.  Tetapi,  saat ini yang kita ketahui, ada sekitar 2,5 juta ton padi yang dihasilkan petani kita dijual ke daerah lain,” kata Irwandi menjawab Aceh24.com seusai menyerahkan bantuan kepada masyarakat miskin di sembilan gampong dalam kecamatan bekas “basis”  Gerakan Aceh Merdeka (GAM) saat provinsi itu, diterjang konflik bersenjata.

Foto : Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf didampingi Ketua LPMA, Gumarni,SH,M.Si dan Bupati Aceh Utara, H Muhammad Thaib, menyerahkan bantuan bibit padi IF 8, pupuk dan obat-obatan kepada 315 petani miskin di Kecamatan Nisam, Aceh Utara. Selasa siang (14/11). Aceh24.com

Menurut Irwandi, padahal konsumsi beras masyarakat di Provinsi Aceh, hanya mendekati angka 900 ribu ton saja beras per tahun. Selebihnya, semua dijual ke luar daerah.

“Saat ini ada tiga daerah yang engkonsumsi beras kita dari Aceh, setiap tahunnya,” kata suami Darwati ini lebih lanjut. Hanya sayang, gubernur enggan menyebutkan secara pasti ketiga daerah tersebut.

Irwandi yang sempat memimpin 23 kabupaten/kota di Aceh, pertama kali  pada tahun 2007-2012, dalam sambutannya berharap petani mampu meningkatkan kinerja lebih baik lagi. Tentu saja, dengan bantuan bibit padi unggulan dari Instittut Pertanian Bogor (IPB) jenis IF 8 mampu menghasilkan 14 ton padi dalam sehektar.

“Jadi, setelah bangun dan sholat subuh, mari bekerja. Kalau pun tak dapat 14 ton, delapan ton padi saja dalam satu hektar, itu sudah Alhamdulillah,” kata Irwandi Yusuf .

Didampingi Bupati Aceh Utara, H Muhammad Thaib, Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Aceh (LPMA) selaku panitia pelaksana, Gumarni,SH,M,Si, mewakili Rektor IPB, Prof Dr  Dwi Andreas Santoso, jajaran TNI/Polri, SKPD Aceh Utara, Camat Nisam, Ibrahim, para geuchik dan ribuan masyarakat yang hadir, tak henti-hentinya Gubernur Irwandi Yusuf, mengajak masyarakat untuk bekerja demi kemakmuran seluruh masyarakat Aceh.

“Kita pun sangat berharap, kilang-kilang padi lebih banyak lagi hadir di Aceh. Sehingga tidak harus menjual padi sampai lebih sejuta ton setiap tahun setelah panen ke luar daerah. Ini yang harus kembali dicanangkan,” kata nya.

Lebih lanjut disebutkan, ada tiga program dalam upaya mengurangi kemiskinan di provinsi berpendudu mencapai 5 juta jiwa ini. Pertama meningkatkan di sektor pertanian, perikanan dan penanaman kacang tanah serta peningkatan industri kecil.

“Bila ini benar-benar dilaksanakan dengan kerja yang baik, tentu saja angka kemiskinan akan semakin kecil. Dan, pemberian bibit padi ini beserta obat obatan merupakan percontohan bagi daerah lain. Jadi , mari kita bekerja sungguh-sungguh. Jangan kalau ada bibit bantuan di simpang di ujung sumur dan ngak pernah ditanam,” kata mantan kombatan ini dan disambut gelak tawa ribuan undangan. Aceh24.com.

Foto : Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf didampingi Ketua LPMA, Gumarni,SH,M.Si dan Bupati Aceh Utara, H Muhammad Thaib, menyerahkan bantuan bibit padi  IF 8, pupuk dan obat-obatan kepada 315 petani miskin di Kecamatan Nisam, Aceh Utara. Selasa siang (14/11). Aceh24.com

Related Articles

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button
%d blogger menyukai ini: