AcehBerita FotoNusantara

Geuchik Aceh Utara, Ramai-Ramai ke Jawa dan Medan

Geuchik Aceh Utara,  Ramai- Ramai Ke Jawa dan Medan

# Berbalut Pelatihan—Jangan Hambur Uang Gampong

LHOKSUKON-Santernya kabar puluhan geuchik atawa kepala desa di Kabupaten Aceh Utara, meninggalkan kampung asal menuju Medan, Sumatera Utara dan pulau Jawa, dalam beberapa hari terakhir ini terus mencuat.

Keberangkatan geuchik dengan memanfaatkan dana desa berlalu secara bergelombang. Tahaf awal wilayah kecamatan ini-itu. Dan, daerah tujuan satu geuchik dengan wilayah kecamatan lain pun berbeda.

Buktinya, sejumlah akun face book milik orang nomor satu di gampong, terus beredar. Salah satunya yang diterima Aceh24.com.

Sayangnya, Kadis BPMKB Aceh Utara, T Safwasyah yang coba dikonfirmasi via ponsel, tidak aktif. Anehnya, Kepala Dinas yang satu ini selalu tertutup bila berkaitan dengan proyek dana gampong.  Apa lagi soal jalan –jalan geuchik menggunakan dana gampong 2017.

Padahal, masyarakat ingin tahu apa maksud dan tujuan geuchik ke Yogya, Medan dan Jakarta. . Semoga bupati mau menyikapi bawahannya untuk transparan.

Sementara Bupati Aceh Utara, H Muhammad Thaib saat dihubungi Aceh24.com membenarkan adanya rombongan geuchik  – di kabupaten yang terparah jumlah angka kemiskinan dari 23 kabupaten/kota  di Provinsi Aceh, menuju keluar daerah menggunakan dana desa.

“Tau, tapi lebih jelas tanya sama sekda,” jawab Cek Mad.

Hanya sayang, Sekretaris Daerah Aceh Utara, Abdul Aziz, juga tak punya kesempatan menjawab pesan singkat Aceh24.com. Baik via Washaap maupun sms.

Diwaktu  terpisah salah seorang pejabat yang ikut ke yogya mengaku rombongan geuchik malam ini kembali ke Aceh.

Jangan Ambil Kesempatan

Ditempat terpisah, santer geuchik di Aceh Utara “main” ke Jakarta, Yogya dan Medan, Sumatera Utara, mendapat tanggapan dari salah seorang warga Nisam Antara.

“Ya setahu saya dana diplot untuk kegiatan geuchik pelatihan sampai Rp 10 juta,” sebut sumber Aceh24.com.

Menurut dia, dana sebanyak itu sangat menyakitkan hanya buat pelathan geuchik sampai keluar daerah. Coba bila dibandingkan sebagai uang pemberdayaan ekonomi ibu-ibu yang mau buat kue, menjahit atau kerajinan tangan.

“Sudah berada banyak uang dana gampong bakal keluar bila sampai 852 geuchik juga ingin ikut pelatihan ke luar daerah seperti geuchik lainnya,” papar sumber berprediket sarjana ini terang-terangan kepada Aceh24.com.

Sekedar mengingatkan, Bupati Aceh Utara, H Muhammad Thaib dalam satu kesempatan kepada wartawan mengungkap kalau dana gampong Aceh Utara tahun 2017 mencapai Rp 625 miliar lebih.

Akankah ada manfaat bagi masyakarat  bila semua geuchik dari 852 gampong di Aceh Utara, memanfaatkan dana pelatihan 10 juta minimal. Berarti setidaknya Rp 8,520 miliar bakal tak berbekas.

 

Foto : Salah satu jalan memanfaatkan dana gampong di Aceh Utara dalam pengerjaan di musim hujan. Aceh24.com

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button
%d blogger menyukai ini: