Gembel Tolak Usul Darurat Sipil Usulan Presiden Jokowi

0
90
Pasar Inpres Lhokseumawe aktivitas masyarakat membeli sembako ditengah mewabah covid-19, Selasa (31/3). Aceh24.com

LHOKSEUMAWE-Persatuan Gembel Indonesi (PGI) menolak  Darurat sipil yang di usulkan Presiden Jokowi dalam pola penanganan wabah virus corona melalui pembatasan social bersekala besar.

“Kami dari Persatuan Gembel Indonesia sangat menyayangkan langkah yang diambil oleh bapak presiden ini karena dalam situasi seperti sekarang ini sangat tidak pantas,” kata Sekretaris Jendral Persatuan Gembel Indonesia,  Munzir dalam siaran pers yang diterima, Selasa 31/3).

Bukan hanya itu,  penerapan pembatasan jika tidak berjalan dengan maksimal maka akan diterapkan langkah darurat sipil.Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona (Covid-19), Doni Monardo, mengungkapkan dasar hukum yang akan diterapkan terkait penanganan wabah covid-19 ini.

Yakni UU 24/2007 tentang Bencana, UU 6/2018 tentang Kesehatan, dan UU 23/1959 tentang Keadaan Bahaya, dalam hal ini adalah darurat sipil.

“Kebijakan Darurat sipil ini kami tolak dengan Alasan bahwa jika power dari negara yang di pegang oleh penguasa operasi nanti akan membawa masyarakat kita pada penegakan hukum yang otoriter,” ujar Munzir sembarai menambahkan tindakan tindakan yang di ambil dalam darurat sipil nanti nya akan membunuh Demokrasi kita dalam berbangsa dan bernegara.

Lebih lanjut disebutkan,  kita sebagai Rakyat sipil harus membangun solidaritas penolakan kebijakan yang akan di ambil presiden karena untuk alasan apapun darurat sipil tidak boleh di terapkan di indonesia.

“Persatuan Gembel Indonesia meminta kepada presiden untuk mengkaji ulang kebijakan yang diambil karena kami menilai langkah tersebut akan memperkeruh situasi dan akan terjadi bencana sosial baru di tengah masyarakat kita,” pungkas Munzir.

Foto : Suasana pasar Inpres Lhokseumawe, tetap berjalan memenuhi kubutuhan dasar hidup sehari-hari  masyarakat Kota Lhokseumawe, ditengah terpaan Covid-19, Selasa (31/3). Aceh24.com

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.