FPI dan Polisi Nyaris Ricuh Malam Takbiran di Lhokseumawe

0
288
jajaran Kepolisian dari Polres Lhokseumawe, saat menghimbau truk yang membawa peserta takbir Idul Fitri 1441 H dari FPI (Front Pembela Islam) untuk tidak masuk Kota Lhokseumawe di kawasan Selat Malaka, Cunda. Screenshot-ist

LHOKSEUMAWE-Puluhan aparat keamaman dari satuan polisi nyaris ricuh dengan sejumlah anggota Front Pembela Islam (FPI) saat malam Idul Fitri 1441 H di Lhokseumawe.  

Alhamdulilah, akhirnya situasi yang sempat memanas berhasil diredam kedua belah pihak. Hanya saja, sejumlah warga yang kebetulan berada di TKP sedikit cemas.  Tak hanya itu,  kemacetan panjang juga terjadi di sepanjang jalan Selat Malaka, Cunda.

Kapolres Lhokseumawe, AKBP Eko Hartanto yang dikonfirmasi Aceh24.com malam ini pukul 23.45 WIB membenarkan peserta takbir menggunakan truk malam hari raya Idul Fitri 1441 H di jalan masuk kota Lhokseumawe.

“Iya, tapi sudah kita bubarkan. Dan, sudah pulang ke rumah masing-masing,” kata Kapolres Eko Hartanto sembari mengatakan kondisi tetap kondusif.

Sementara itu, video yang beredar di medsos terlihat aksi dorong antara anggota polisi dengan seorang FPI yang tetap ingin melanjutkan pawai takbir  menggunakan kenderaan roda empat. Hanya saja, aparat keamanaan tetap tak mengijinkan truk masuk kota untuk pawai.

Sayangnya, Ketua FPI Aceh, Tgk Muslim yang dihubungi terpisah hingga berita ini belum memberikan tanggapan. Aceh24.com

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.