Erupsi Gunung Karangetang 499 Jiwa Masih Terisolir

0
94
Gunung Karangetang, Sulawesi Utara, erupsi. Sebanyak 499 jiwa masih terisolir. BNPB

LHOKSEUMAWE-Sebanyak 499 jiwa warga Kampung Batubulan dilaporkan masih  terisolir pasca H+5 masa tanggap darurat bencana erupsi Gunung Karangetang, Kabupaten Sitaro, Provinsi Sulawesi Utara.

“Dari 6 (enam) kecamatan yang ada di Pulau Siau, terdapat 4 Kecamatan yang terdampak bencana erupsi Gunung Karangetang yaitu Kecamatan Siau Barat Utara, Siau Tengah, Siau Timur dan Siau Timur Selatan,” kata Kepala Data Informasi dan Humas BNPB Pusat, Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangan tertulis, Senin (11/2/2019).

Menurut Sutopo, dari 4 (empat) kecamatan tersebut, yang terdampak paling parah adalah Kecamatan Siau Barat Utara dimana seluruh penyintas berasal dari kecamatan ini.

Dijelaskan, hingga hari ini, penyintas tersebar di Shelter Passeng 132 jiwa / 34 KK (Laki-laki 69, Perempuan 63), SD GMIST Batubulan 42 jiwa / 11 KK (Laki-laki 20, Perempuan 22), rumah-rumah keluarga/kerabat 42 jiwa / 20 KK (Laki-laki 20, Perempuan 22). Total jumlah penyintas per 10 Februari 2019 adalah sebanyak 216 jiwa.

“Selain itu, terdapat 499 jiwa yang masih terisolir di Kampung Batubulan dimana 42 jiwa berstatus penyintas dan 457 jiwa tetap tingal di rumah masing-masing,” ujar Sutopo.

Sementara itu, dalam rangka penanganan darurat erupsi Gunung Karangetang, pelayanan pemenuhan kebutuhan dasar baik bagi penyintas maupun bagi warga yang terisolir (permakanan, sanitasi dan air bersih, pelayanan kesehatan, dan penyediaan shelter) juga tetap menjadi prioritas Pemda.

TNI dan Polri terus mendukung pelaksanaan tanggap darurat ini. TNI dan Polri saat ini menjaga pos pengamanan agar tidak ada warga yang melewati daerah yang dinyatakan tidak aman. Selain itu, TNI/Polri juga aktif menjaga harta benda warga agar tidak ada yang menyalahgunakan ketidakberadaan warga di rumah mereka. Aceh24.com

 

loading...

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.