Enam Nelayan Aceh Terdampar di Thailand Sudah di Banda Aceh

0
79
Pemulangan nelayan Aceh dibawah umur yang ditahan di Thailand- Ist

# 51 ABK Masih di Thailand

LHOKSEUMAWE- Enam nelayan dibawah umur asal Aceh yang terdampar di Thailand, sudah tiba di Banda Aceh, Sabtu (18/7/2020). Jadwalnya akan segera dikembalikan ke kampung halaman masing-masing, Minggu besok.

Demikian informasi yang diterima Kepala Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) Perwakilan Aceh Utara, Iskandar PB, dalam siaran pers tertulis yang diterima.

“Alhamdulillah tadi pagi saya mendapat telpon dari Kadis Sosial Aceh perihal kondisi ke Enam nelayan, kini sudah berada di Aceh, Sementara mereka hari ini menginap dulu di Kantor Dinas Sosial Aceh, Besok mereka akan di antarkan ke kediaman masing masing” kata Iskandar

Dalam hal ini YARA Perwakilan Aceh Utara mengapresiasi kinerja dan langkah cepat yang diambil oleh seluruh Elemen di Aceh khususnya Pemerintah Aceh, DPR Aceh, Badan Penghubung Pemerintah Aceh, dan Dinas Sosial Aceh.

Sebelumnya, salah seorang keluarga nelayan yang terdampar yaitu keluarga M.Israkil Kasra melaporkan ke YARA Aceh Utara, 9 Juli 2020 meminta bantuan agar anaknya untuk segera dipulangkan.

Dalam laporan keluarga M. Israkil membawa sejumlah data ke kantor YARA Perwakilan Aceh Utara, dengan membawa surat Keterangan yang di keluarkan pemerintah Gampong Blang Pulo Nomor : 54 / 2024 / PBM / 2020.

Di surat tersebut membenarkan bahwa salah seorang warga Gampong Pulo Kecamatan Syamtalira Aron yang bernama M. Israkil Kasra telah di amankan oleh pihak kemanan Thailand, 09/3/20 saat hendak mencari ikan mengunakan kapal.

Selain itu keluarga juga menyerahkan Sebuah Surat yang bertulisan Bahasa Thailand di keluarkan oleh pihak pemerintah negeri Gajah putih tersebut yang berisikan Nama nama para warga yang menjadi Tahanan Pihak Keamanan di sana berjumlah 24 Orang.

Sebagai Informasi, Pada tanggal 21 Januari 2020, Royal Thai Navy (RTN) melakukan penangkapan terhadap 2 kapal berbendera Indonesia, yaitu KM Perkasa dan KM Mahesa yang didalamnya terdapat 33 WNI.

Dari 33 WNI tersebut, 30 WNI merupakan WNI dewasa, sedangkan 3 WNI lainnya merupakan anak di bawah umur.

 Adapun ke Enam nelayan yang sudah dipulangkan yaitu

M.israkil Umur 17 Tahun Asal gampong Pulo Blang Mangat, Syamtalira bayu Aceh Utara.

Mawardi  Umur 16 Tahun asal Gampong Matang Bungong, Aceh Timur.

Iqbal Umur 16 Tahun Gampong Leunge Peureulak, Aceh Timur.

Abdul Umur 16 Tahun asal Desa Dama Pulo Aceh Timur.

Hamdan Umur 17 Tahun asal Peudawa Rayeuk, Aceh Timur

Mustafa Umur 17 Tahun  asal Idi Cut, Aceh Timur

Keenam Nelayan tersebut merupakan Anak dibawah Umur . Sedangkan 51 satu ABK asal Aceh lainnya masih menjalani proses hukum hingga saat ini di Thailand

 

 

polres lsm

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.