Cuci Gudang Obral Baju Diserbu IRT di Lhokseumawe

0
275
Foto : Cuci gudang akhir tahun 2019. Pemilik toko di jalan Gudang Baru, Lhokseumawe, obral pakaian wanita dengan harga serba Rp 50 ribu. Sedangkan bekal baju dilepas Rp 10 ribuan, Sabtu (2/11). Aceh24.com

LHOKSEUMAWE-Seratusan ibu rumah tangga memadati kawasan pertokoan di jalan Gudang Baru, Lhokseumawe, Sabtu pagi  (2/11).  Lho kok main di jalan Gudang pagi-pagi ? Kenapa tidak. Pasalnya, sejumlah toko melakukan gebrakan obral pakaian.

Trik Ini tentu saja dilakukan menjelang akhir tahun. SEjumlah pakaian dan bakal baju dilego dengan harga murah. Tanpa ada tawar menawar. Sebab, tinggal pilih saja baju mana yang menarik, tinggal setor Rp 50 ribu.

Lain lagi halnya dengan bakal baju. Pemilik toko justru melepas dengan harga lebih murah lagi yaitu rata-rata Rp 10 ribu.

Pantauan Aceh24.com sekira pukul 10.30 WIB menjelang siang ini di emperan Toko Super Model, pemandangan acak mengacak baju katagori cukup bagus itu, dilakukan para ibu rumah tangga.  Tak mampu beli dua atau lebih, beli satu pun jadi. Ini tentu saja karena kebetulan membawa uang sudah habis belanja kebutuhan sehari-hari membeli cabe, ikan dan sayur.

“Iya, saya tidak tahu kalau ada obral baju menarik seperti ini. Kualitas terlihat ok, “kata Rosmania seorang ibu asal kawasan Kampung Jawa Baru, Lhokseumawe.

Menurut dia, baju-baju siap pakai itu, biasanya harga mencapai Rp 200 ribuan. Tapi entah kenapa mereka jual cukup murah kali ini.

Salah seorang pemilik toko dengan suara mengajak para pembeli mendekat berteriak ‘Serba lima puluh ribu. Tinggal pilih’ Cuci gudang akhir tahun, tambah komentar Adi Jaya.

Sedangkan diseberang jalan pemilik toko BM 100 pun melakukan hal serupa. Berbagai bekal  dan baju juga dilepas dengan harga kekeluargaan.  Ya, kalau bekal baju cuma seharga Rp 10 ribuan saja.

“Nah, kalau sore lebih ramai lagi yang dating,” ungkap Pak S.

                                                    Takengon dan Bener Meriah

Penjualan baju obral –cuci gudang yang dilakukan pemilik toko di Jalan Gudang Baru, ternyata sudah berjalan beberapa waktu lalu. Buktinya, salah seorang penjual makanan menyebutkan pembeli tidak saja warga Lhokseumawe.

“Dari Takengon juga sering mampir dan membeli baju obral ini. Kalau mereka beli tidak tanggung-tanggung. Ya, banyak lah,” kata Pak S yang enggan disebut lengkap namanya.

Berkah lain justru diperoleh tukang parkir. Banyaknya pembeli pakaian obral, omset pun bertambah diperoleh Hasan.  Ayo, buruan sebelum kehabisan stok. Bulan muda baru gajian. Piyoeh, piyoeh, suara pengobral  menarik pembeli. Aceh24.com

loading...

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.