AcehBerita FotoNusantara

BNPB : Korban Meninggal Gempa Palu Sudah 1.424 Orang-Wartawan Gelar Zikir

Foto : Ribuan masyarakat Lhokseumawe, mengikuti zikir dalam rangka do’a duka gempa dan tsunami Palu, Donggala, Sulawesi Tengah. Pimpinan Pesantren An-Nahla Tgk Ali Imran memimpin zikir yang berlangsung di halaman Mesjid Kuta Blang, Rabu malam (3/10). Aceh24.com

#Wartawan Lhokseumawe, Gelar Do’a

LHOKSEUMAWE-H + 6 pasca gempa 7,4 SR dan tsunami di Palu, Donggala, Sigi, Sulawesi Tengah, sudah 1.424 korban meninggal. Sementara itu, wartawan di Lhokseumawe, Kamis malam (4/10) akan gelar do’a untuk keluarga wartawan yang tertimpa musibah.

Jumlah korban meninggal 1.424 orang disampaikan Ketua Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, kamis siang dalam konfrensi pers di Jakarta.

“Korban yang meninggal 1.407 orang sudah di makamkan,” kata Sutopo.

Lebih lanjut disebutkan, sesuai prosuder pencarian korban dilakukan selama 7 hari. Sementara di Balaroa terkait tanah amblas,diperkirakan ada seratusan korban.

Disinggung soal kehadiran pesawat asing, Sutupo menyebutkan ada 11 pesawat asing yang siap membawa logistic dan evakuasi korban.

Sementara itu, wartawan di Lhokseumawe, nanti malam (Kamis-red) akan menggelar do’a untuk korban gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah. Do’a juga disampaikan secara khusus kepada keluarga wartawan di Palu, Donggala yang meninggal.

“Ya, nanti malam kita wartawan di Lhokseumawe dan Aceh Utara,akan gelar zikir dan do’a buat keluarga wartawan korban gempa dan masyarakat disana. Tgk Ikhwan Syah akan memandu,” kata Rahmad fotografer LKBN Antara.

Sekedar mengingatkan, Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Palu, Muhammad Iqbal mengatakan pasca gempa 7,4 SR dan tsunami landa Donggala dan Palu juga menyisakan duka mendalam bagi jurnalis di Provinsi Sulawesi Tengah.

Menurut Muhammad Iqbal, dari 68 wartawan yang terdaftar dalam organisasi AJI Palu, terpaksa mengungsi. “Saat ini masih mengungsi karena banyak rumah mereka yang rusak,” kata M Iqbal saat dihubungi Aceh24.com, Kamis siang (4/10).

“Alhamdulilah, semua wartawan AJI Palu selamat. Sebagian masih mengungsi karena rumahnya rusak,” pungkas Muhammad Iqbal.

Sementara itu, Hamdi Anwar wartawan Palu Ekspres (Grup Harian Rakyat Aceh) yang dikontak terpisah mengaku sedang mengungsi di Toli-Toli membawa keluarganya.  Dijelaskan Hamdi, keberadaannyadi Toli-Toli semata mata hanya membawa istri dan anaknya untuk mengungsi.

“Saya saat ini berada di Toli-Toli membawa istri dan anak. Nanti akan kembali ke Palu,” katanya.

Ketika disinggung keadaan wartawan di Palu, Hamdi menyebutkan masih sangat sulit untuk saling menghubungi karena masalah komunikasi yang terbatas. Kendati demikian, Hamdi memastikan ada sejumlah orang tua wartawan dan keluarga mereka yang juga meninggal akibat gempa dan tsunami. Aceh24.com

Related Articles

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button
%d blogger menyukai ini: