BNN Musnahkan Ladang Ganja

Dok : Pemusahan ladang ganja beberapa waktu lalu di Sawang, Aceh Utara. Aceh24.com

LHOKSEUMAWE-BNN bekerjasama Polda Aceh, Kodim 0101/BS  berhasil memusnahkan lahan ganja siap panen seluas 1 hektar di Pengunungan Meuree, Kecamatan Indrapuri, Kabupaten Aceh Besar.

Tanam ganja yang dimusnahkan rata-rata memiliki tinggi 70-300 centimeter dengan kerapatan tanaman tumbuh 4 batang permeter.

Pemusnahan tanaman ganja dipimpin langsung Kasubdit Narkotika Sintetis, Kombes Pol. Iwan Eka Putra, S.Ik. Penemuan  ladang ganja dengan total luas ± 1 Ha ini berawal dari informasi masyarakat kemudian ditindaklanjuti oleh petugas BNN melalui proses penyelidikan kurang lebih 1-2 minggu untuk kemudian dimusnahkan.

Ladang ganja berada di ketinggian sekitar ± 286 MDPL.  1 batang tanaman ganja tersebut dapat menghasilkan ganja basah sebanyak 650 gr, kata Iwan Eka Putra yang sempat bertugas di Mapolres Lhokseumawe, beberapa waktu lalu.

Dengan begitu, tim gabungan ini berhasil memusnahkan tanaman ganja yang siap panen sebanyak ± 15 ton ganja basah, tambahnya.

Untuk menemukan lading ganja tersebut, tim gabungan yang berjumlah 70 personil ini berkendara sekitar ± 2 jam melalui Kota Banda Aceh ke Kecamatan Indrapuri dan kemudian meneruskan waktu sekitar 45 menit dengan berjalan jalan kaki dari titik point akhir kendaraan berhenti.

Medan yang cukup berat menjadi tantangan tersendiri bagi para personil tim gabungan untuk dapat mencapai titik ladang ganja.

Terkait penemuan ladang ganja untuk pertama kalinya di Tahun 2019 ini, Kombes Pol. Iwan Eka Putra, S.Ik, selaku Kasubdit Narkotika Sintetis Deputi Bidang Pemberantasan BNN mengatakan, agar seluruh masyarakat di Indonesia khususnya Aceh Besar untuk tidak lagi menanam tanaman ganja, karena ganja dengan kandungan zat THC (Tetra Hydro Cannabinol) di dalamnya ini merupakan tanaman yang dilarang, sesuai dengan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Oleh karena itu, bagi siapa saja yang masih menanam maka akan dipidana sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku, pungkas Iwan.

Comments

comments

CATEGORIES
TAGS
Share This