AcehBerita FotoNusantara

Bernyanyi, Tersangka Kasus Ternak DKPP Bertambah ?

Bernyanyi, Tersangka Kasus Ternak Lembu DKPP Bertambah ?

  • MaTA : Korupsi Besar 10 Tahun Terakhir di Lhokseumawe

LHOKSEUMAWE-Keberanian R selaku Kepala Dinas Kelautan,Perikanan dan Pertanian (DKPP) ditunggu untuk berani “bernyanyi” . Kenapa ? Masyarakat Transparansi Aceh (MaTA) menilai bakal menambah jumlah tersangka dalam kasus penyaluran ternak lembu anggaran Tahun 2014 itu.

Tidak itu saja, MaTA menilai kasus bantuan ternak ini merupakan kasus besar dalam 10 tahun terakhir di kota berpopulasi mencapai 200 ribu jiwa itu.

“Kasus tersebut tidak berdiri pada 3 orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka,” kata Koordinator MaTA, Alfian kepada Aceh24.com,

Menurut aktifis anti korupsi ini, R harus berani mengungkap keterlibatan oknum pejabat lain di jajaran Pemerintah Kota Lhokseumawe. Tak peduli siapa dia. “Apa lagi, nilai kerugian sangat besar,” tambah Alfian.

Lebih lanjut dikatakan, kesaksian dan keterbukaan tersangka R kepada penyidik, Jum’at (6/4) nanti sangat membantu proses penegak hukum dalam mengusut tuntas perkara dugaan korupsi yang merugikan negara Rp8,178.750.000.

Yang pasti, Alfian sangat mendukung langkah penyidik yang menetapkan orang nomor satu di DKPP Lhokseumawe sebagai tersangka kasus itu.

Sekedar mengibatkan, R Kepala DKPP Lhokseumawe telah ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik dalam  kasus dugaan korupsi penyaluran bantuan ternak bersumber  dari APBK 2014 senilai Rp14,5 miliar.

“Kepala DKPP Kota Lhokseumawe, di tingkatkan statusnya menjadi tersangka,” ungkap Kapolres Lhokseumawe, AKBP Ari Lasta via Kasat Reskrim, AKP Budi Nasuha kepada wartawan.

Disebutkan, penetapan R sebagai tersangka tentu saja berdasarkan serangkaian tindakan kepolisian. Di antaranya, pemeriksaan saksi, keterangan ahli, hasil audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Aceh yang menyatakan kerugian negara Rp8.178.750.000 (Rp8,1 miliar lebih), keterangan tersangka IM selaku PPK dan DH selaku PPTK.

Foto : Dok Aceh24.com

Related Articles

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button
%d blogger menyukai ini: