AcehBerita FotoNusantara

Bergelut Tanah Liat Menambah Rejeki—Batu Bata Menjanjikan


Foto : Rangkaian pembuatan batu bata di Gampong Calok Giri, Kecamatan Dewantara, berbatasan langsung dengan Gampong Paya Dua, Kecamatan Banda Baro, Aceh Utara. Foto diabadikan Rabo sore (4/10). Aceh24.com

 

Bergelut Pasir dan Tanah Liat, Harga Batu Bata Kini Menjanjikan

 

ACEH UTARA-Di bawah atap rumbia, dua sosok perempuan menjelang usia 40 tahun-an terus mengumpulkan tanah liat bercampur pasir. Buat apa ? Ini lah ketrampilan tangan sekaligus upaya  penambahan  perekonomian keluarga.I

Ibu Jamaliah dan Erlina namanya,  saat ditemui Aceh24.com, Rabu (4/10) sekira pukul 17.05 WIB,  di Gampong Calok Giri, Kecamatan Dewantara. Sangat asik dan bersemangat memang tangan trampil ini mencetak tanah sehingga  berbentuk segi empat atau batu bata.

“Saya hanya bisa sehari menghasilkan 700 bahan untuk batu bata,” kata Jamilah menjawab Aceh24.com, tanpa sungkan.

Menurut dia, pekerjaan itu pun tidaklah menyita waktu untuk keluarga. “kadang saya datang siang dan sore seprti ini baru pulang,” tambah ibu ini sambil tersenyum.

Nah, begitu pula ungkapan Erlina juga warga setempat. Hanya dia sangat berharap Aceh24.com, mau membeli lahan disekitar rumahnya untuk pembuatan “proyek” batu bata yang telah digelutinya bertahun tahun.

“Beli pak tanah disekitar sini. Ya, buat tempat membuat batu bata ini,” ajak Erlina tanpa sungkan.

Sementara itu, pemilik dapur batu bata Tgk Ismail menyebutkan dalam sebulan bisa menghasilkan 60 ribu batu bata. “Ini pun kalau memang ada orang kerja,” katanya.

Yang membuat hati sangat senang Tgk Ismail saat ini adalah harga batu bata sudah menanjak punya nilai tinggi. Kenapa tidak ? Sebelumnya satu batu bata hanya laku kisaran Rp 250 sampai Rp 300. “Sekarang sudah berharga mencapai Rp 380. Ini harga beli di dapur,” papar Tgk Ismail yang mengaku sudah membuka usaha batu bata lebih 20 tahun.

Bahkan, dari usahanya ini sejumlah anak sudah meraih sarjana.

Lebih lanjut dikatakan, walau ditengah mata uang  memiliki nilai saat ini kecil. Namun, bagi pekerja bpembuat bahan batu bata masih punya nilai sangat tinggi. “Setiap yang berhasil dibuat kita memberikan Rp 40. Disini masih berlaku uang kecil,” papar Tgk Ismail mengaku sangat bangga bisa membuka lapangan kerja bagi ibu-ibu di sekitar lokasi.

Disinggung bahan kayu untuk membakar tanah  ? Tgk Ismail mengatakan pembelian tidak boleh seadanya. Tetapi harus satu truk dengan harga Rp 1.350.000. Aceh24.com

 

Foto : Rangkaian pembuatan batu bata di Gampong Calok Giri, Kecamatan Dewantara, berbatasan langsung dengan Gampong Paya Dua, Kecamatan Banda Baro, Aceh Utara. Foto diabadikan Rabo sore (4/10). Aceh24.com

Related Articles

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button
%d blogger menyukai ini: