Bea Cukai Musnahkan 59 Ton Bawang Merah Ilegal di Lhokseumawe

0
21
loading...
Bea Cukai Lhokseumawe, memusnahkan 59 ton bawang merah dan ratusan ribu batang rokok ilegal di Komplek Pelabuhan Umum Krueng Geukueh, Kamis (12/9). Aceh24.com

LHOKSEUMAWE-Sebanyak 59 ton bawang merah ilegal dimusnahkan  Bea Cukai Lhokseumawe, Kamis (12/9). Pemusnahan berlangsung di komplek Pelabuhan Umum Krueng Geukueh atau 15 km arah barat Kota Lhokseumawe.

Pemusnahan bawang dilakukan  bersamaan dengan 359.852 batang rokok berbagai merek.  Selain itu, 650 kg kacang hijau – dalam kondisi busuk.

Kepala Bea Cukai Provinsi Aceh, Safuadi menyebutkan dari 59 ton bawang merah dan rokok ilegal berasal dari barak bukti tindak pidana kepabean dibidang import KM Chantika GT 53 No 972/QQb, berbendera Indonesia.  Dan, KM Alif GT 25 No 385/QQm.

“Bea cukai berhasil mencegah upaya importasi ilegal berupa bawang merah di pesisir timur Sumatera tepatnya perairan Jambo Aye,” kata Safuadi.

Menurut Safuadi, kerugian yang ditimbul atas impor bawang merah ilegal serta barang milik negara eks kepabeanan dan Cukai mencapai Rp 797.293.831. “Jumlah itu merupakan kerugian materil berupa potensi penerimaan negara yang tidak tertagih dari bea masuk,” ungkapnya.

Sedangkan kerugian imateril yang ditimbulkan apabila bawang merah impor ilegal tidak melalui proses tindakan karantina dan beredar dapat membahayakan kesehatan konsumen. “menyebarkan virus atau bibit penyakit. Serta dapat juga mengganggu kelangsungan produksi petani bawang merah di dalam negeri,” papar Safuadi lagi.

Pemusnahan barang ilegal tersebut, turut disaksikan para pejabat militer dan sipil  dengan terlebih dahulu membakar bawang merah dan selanjutnya ditimbun ke tanah dengan kedalaman 5 meter. Aceh24.com

loading...

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.