Bawa Nama Seram ‘KPK’ Tiga Oknum LSM Diduga Peras Geuchik

0
307
Tiga oknum LSM Penggiat Anti Korupsi membawa nama seram ‘KPK” diduga peras Geuchik di Bireuen, Aceh

LHOKSEUMAWE–Tiga oknum mengatasnamakan penggiat LSM Anti Korupsi, membawa nama “Seram”  Lembaga KPK Dewan Teritorial  Aceh, ditengarai memeras kepala desa (geuchik-red) di Kabupaten Bireuen.

Berdalih tanya dana desa, ujung-ujungnya minta uang buat beli BBM menuju ibukota Propinsi Aceh, Banda Aceh.  Satu geuchik berhasil dikibuli tapi tiga lain ngak sempat ngasih. Ya, keburu para geuchik marah karena ulah oknum tersebut.

Ketua  DPC  Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh  Indonesia (APDESI) Kabupaten Bireuen, Bahrul FaZal tak ambil diam. Tidak sendiri dilakukan sang ketua. Tentu saja bersama rekan lainnya untuk menghentikan praktek tak terpuji itu.

Penggiat LSM ini pun dilaporkan ke pihak berwenang sehingga berhasil membekuk ke tiga oknum berinisial awalan M yang berKTP Aceh Utara.

Kapolsek Kota Juang AKP Sufli saat dikonfirmasi Aceh24.com, Senin siang (6/7/2020)  pukul 13.05 membenarkan ada tiga oknum LSM diduga melakukan pemerasan terhadap geuchik dan sudah diboyong ke Mapolres Bireuen untuk pengusutan lebih lanjut.

Sementara itu, salah seorang geuchik yang dihubungi Aceh24.com, membenarkan kalau tiga oknum LSM sangat meresahkan mereka.

“Mereka gunakan WA. Bahasa permintaan santun via WA. Juga alasan silaturrahmi,” kata Geuchik Teupin Mane, Abdul Jalil, via telepon selular, Senin (6/7/2020) menjawab Aceh24.com.

Lalu, kenapa kemarahan aparatur desa ini tak terelakkan ? Rupanya, sang ketiga oknum LSM juga meminta hal serupa kepada rekan kepala desa lain pada waktu bersamaan. Ada empat geuchik yang mereka hubungi.

“  Ternyata mereka juga minta sama geuchik lain juga. Jadi kita mulai merasa kesal. Padahal, yang seorang itu kita kenal. Sebab sudah pernah datang meminta sewaktu sebelum puasa. Ya  300 ribu rupiah dikasih sama geuchik , ” ungkap Geuchik Abdul Jalil. Aceh24.com

polres lsm

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.