AcehBerita FotoNusantara

Banjir Sudah 4 Hari, Pemkab Aceh Utara Baru Gelar Rapat

Kondisi jalan negara Banda Aceh-Medan, di pusat ibukota Aceh Utara, Lhoksukon, Senin (4/12) Aceh24.com

Banjir Sudah 4 Hari, Pemkab Acut Baru Gelar Rapat

  • Camat Wilayah Banjir harus Ada Dana Khusus

LHOKSEUMAWE- Anak SD ujian semester sudah ditunda. Ini akibat banjir ‘hajar’ 21 kecamatan di Aceh Utara. Eh, malah pemerintah daerah, justru baru gelar rapat.

“Ini ada data logistik sementara. Lainnya, ini lagi rapat,” kata Kabag Humas Pemkab Aceh Utara, T Nadirsyah, S.Sos, Senin (4/12) menjelang siang ini melalui whatsap.

Kenapa tidak ? Nomor ponsel pejabat yang berkaitan dengan banjir landa puluhan ribu rumah masyarakat di kabupaten berpenduduk mencapai 575 ribu jiwa, dalam dua hari terakhir non aktif.

Termasuk Kepala Dinas Sosial Aceh Utara, Jailani yang berkaitan dengan bantuan masa panik seperti makanan, selimut dan lainnya  untuk korban banjir sangat susah aktif.

Bukan Aceh24.com saja mengalaminya, saat ditanya sama Kabag Humas Aceh Utara, T Nadirsyah, tak mengelak kalau nomor kadis sosial banyak nomor.

“Ini saya kirim nomornya. Soalnya banyak. Apakah aktif atau tidak,” ujar kabag humas.

Ternyata yang ditakutkan kabag humas, terbukti. Berulang kali Aceh24.com coba dihubungi Kadis Sosial Aceh Utara, Jailani, ternyata masih di awang-awang.

 

Dana Camat

Sementara itu, hilangkan image selama ini bila ada banjir harus camat tanggulangi terlebih dahulu dananya walaupun hutang, untuk bantu warganya terkena musibah. Sudah sewajarnya, setiap camat memilki wilayah terkena banjir atau musibah lain memiliki dana khusus itu.

Tidak mesti bantuan yang kecil saja untuk masa panik harus uang tunggu dari dinas sosial aceh utara atau lainnya.

“ Warga perlu bantuan jangan ditunda-tunda karena hanya anggaran. Apalagi camat setempat harus pontang panting terlebih dahulu. Ya, kalau punya uang. Kalau tidak, Camat hutang lagi,” ujar Ridwansyah, seorang warga Matang Kuli, Minggu .

Sedangkan BPBD Aceh Utara, mengaku memiliki dana sangat minim di APBD. Itu pun terkait dana honor petugas yang evakuasi dan beli BBM di lapangan. ” Kalau soal bantuan makanan buat korban banjir ngak ada. Itu sama dinas sosial. Kita focus evakuasi dan himbau saja,” ujar Munawar kepada Aceh24.com.

Foto : Banjir di jalan utama menuju ibukota Matang Kuli, Minggu Sore. Aceh24.com

Related Articles

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button
%d blogger menyukai ini: