Banjir Langsa 7 Hari Tanggap Darurat

0
221
Salah satu rumah warga di Langsa terendam banjir. Pemerintah setempat menetapkan 7 hari masa tanggap darurat. BPBD Langsa

#Efek 1.362 KK Terdampak

LHOKSEUMAWE-Intensitas hujan yang cukup tinggi sepanjang, Selasa dinihari  (12/11)  menyebabkan ribuan rumah terendam banjir di wilayah Pemerintahan Kota Langsa.  Banjir menerpa rumah penduduk di  kawasan bantaran DAS . Akibatnya 1.362 kepala keluarga (KK) terdampak.

Menyikapi itu, Wali Kota Langsa,  telah melakukan  rapat koordinasi bersama TNI- POLRI, Tagana, SAR, FPRB dan seluruh unsur terkait lainnya. “Masa tanggap darurat ditetapkan selama 7 hari. Terhitung hari ini,” kata Kepala BPBD Langsa, Ali Musafah, yang diterima Aceh24.com, Selasa sore.

Menurut dia, telah didirikan posko induk di Gampong Jawa , Kecamatan Langsa Kota. Dan, pihak Dinas Sosial, telah mendirikan dapur umum dibeberapa lokasi.

Sekedar mengingatkan, ketinggian air bervariasi antara 1 meter sampai 1,5 meter. Memperhatikan debit air sungai yg masih terus meningkat, diperkirakan warga terdampak masih akan  terus bertambah. Banyak warga yang telah dievakuasi terutama wanita dan anak-anak.

Saat ini BPBDLangsa,  sedang mendirikan tenda untuk menampung para pengungsi.

Tim BPBD bekerja sama dengan TNI/POLRI serta instansi/lembaga terkait dan masyarakat melakukan evakuasi korban banjir dengan menggunakan rubber boat.

Nih, data kecamatan terdampak banjir.

Kecamatan Langsa Lama, ada 240 KK di Gampong Pondok Kemuning. Gampong Selalah Baroe 167 KK. Merandeh Tengah 3 rumah.

Gampong Pondok Pabrik seluruhnya terendam. Gampong Siderejo 350 KK dan Gampong Sidodadi masih pendataan.

Lebih lanjut Ali Musafah menyebutkan di Kecamatan Langsa Kota, terimbas Gampong Teungoh 105 KK dan Gampong Jawa 500 KK.

“Sedangkan di kecamatan Langsa Baro, belum terdata,”pungkas Ali Musafah. Aceh24.com

loading...

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.