AcehNusantara

Balita Gizi Buruk Akhirnya Dirawat ke RSU Cut Mutia

Foto : Intan (4) menderita gizi buruk dalam perawatan di RSU Cut Mutia, Aceh Utara. Istimewa -Kadinkes Khalmidawati.

LHOKSUKON-Intan (4) balita menderita gizi buruk akhirnya diboyong ke Rumah Sakit Cut Mutia, Aceh Utara, untuk mendapatkan perawatan medis.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Aceh Utara, Khalmidawati kepada Aceh24.com, Kamis pagi (17/1/2019) mengatakan Intan anak pasangan Yusri dengan Nurbayani sudah di ditanggulangi oleh pihak RSU Cut Mutia.

“Pagi ini sudah di rumah Sakit Cut Mutia untuk perawatan lebih lanjut,” kata Khalmidawati.

Sebelumnya, ungkap Khalmidawati, pasien tersebut sudah sempat dirawat di RSU Cut Mutia dan sampai ke RSU Zainal Abidin Banda Aceh.

“Hari ini kita kembali membawa Intan ke RSU Cut Mutia,” papar Plt Kadinkes Aceh Utara.

Sekedar meningatkan, Intan (4) menderita gizi buruk adalah  anak pertama Yusri dengan Nurbayani, warga Gampong Kuala Kreutoe, Kecamatan Lapang,  Aceh Utara.

Geuchik Kuala Kreuto, M Kaoy Amin yang dikonfirmasi Aceh24.com, Rabu sore (16/1) membenarkan anak pertama Yusri menderita sakit. “Ya, kalau hasil pemeriksaan disebut kekurangan gizi,” kata geuchik.

Lebih lanjut dikatakan, ayah Intan kehidupan sehariannya bekerja sebagai tukang atawa buruh kasar. “Selama ini orang tua anak yang sakit hanya kerja buruh kasar aja. Kalau ada kerjaan ya, dia kerja. Kalau ada orang suruh buat rumah, baru ada kerjaan,” ungkap geuchik M Kaoy Amin via telepon selular.

Semoga Intan dengan perawatan di RSU Cut Mutia, cepat sembuh. Aceh24.com

Foto : Intan (4) menderita gizi buruk dalam perawatan di RSU Cut Mutia, Aceh Utara. Istimewa -Kadinkes Khalmidawati.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button
%d blogger menyukai ini: