AcehNusantara

Balita Bersama 41 Jiwa Mengungsi Pasca Semburan Sumur Campur Gas di Aceh Utara

Foto : Lokasi sumur bor yang diduga mengandung gas muncat setinggi 20 meter di Gampong Tanjong Menje, Kecamatan Tanah Jamboe Aceh, Aceh Utara, Rabu (23/1/2019). istimewa

LHOKSEUMAWE-Pasca sumur bor mengeluarkan air,lumpur dan gas, sebanyak 41 jiwa di Gampong Tanjong Menje, Kecamatan Tanah Jamboe Aye, Aceh Utara, terpaksa mengungsi.

Sayangnya, hingga berita ini diturunkan, belum ada bantuan masa panic diberikan kepada mereka. Dari jumlah pengungsi itu, ada  5 balita ikut dibawa orang tuanya mengungsi.

Camat Tanah Jamboe Aye, Hanif kepada Aceh24.com membenarkan sebanyak 41 jiwa sudah mengungsi.

“Sekarang mereka mengungsi ke rumah keluarga terdekat,” kata Camat Hanif, Rabu sore.

Adapun data korban mengungsi sebagai berikut Muktabar bersama istri dan anak Cut Atika Zahra. Busra bersama anak Muzakir. Ramli bersama istri Nurwahyuni dan anak Muhammad Rizkha

Kemudian, M Nazir bersama istri Asmaul Husnah, Fahlul Ramadhan (anak). Nuriah, Rosnidar dan anak Epa Santi. Lalu, Nadia Abdullah dan Muhammad Ibnu (anak).

Dilanjutkan camat, pengungsi selanjutnya Abdul Hamid Ismail, Hulwani Azil, Muhammad Ibnu Aqil dan Haiyun Fitriah, M Yusuf Tia, Zubaidah Aziz, Muhammad Zubir, Masnita, Ardi Firdaus, Fiana Ulva.

 

Camat menambahkan, .Alwi (kk), Arfah, Sarmila,Yusra, Safriana. Juga Rabiah dan Muhammad Basyah.  Dan, Jailani Cut Ben, Zumiyati, Nurwahyuni, Musliadi, Aris Munanda,  Adi saputra, Muhammad Fahjul, Muhammad Sailul Ahyar.

“Balita 5 orang. Perempuan 21 orang dan Laki laki 20 orang. Sampai saat ini keadaan di lokasi aman dan terkendali.dan sampai saat ini belum ada bantuan masa panik baik dari dinas terkait dan instansi lain,” kata Camat Hanif kepada Aceh24.com.

Sekedar mengingatkan Aris Munandar membutuhkan air untuk menyiram lahan cabe miliknya di Gampong Tanjong, Menje, Kecamatan Tanah Jamboe Aye, Aceh Utara, Rabu (23/1/2019).

Ditengah jalan pekerjaan yang dilakukan dua pekerja, justru sumur yang di bor mengeluarkan lumpur bercampur gas mencapai 20 meter ketinggian.

Kapolres Aceh Utara, AKBP Ian Rizkiyan Milyardin kepada Aceh24.com mengatakan peristiwa itu terjadi Rabu pagi sekira pukul 08.30 WIB.

“Sumur bor diharapkan mengeluarkan air untuk digunakan menyiram kebun cabe milik Aris,” kata Kapolres. Aceh24.com

Related Articles

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button
%d blogger menyukai ini: