Angin Kencang. 1.270 Jiwa Ngungsi dan 20 Rumah Rusak

0
73

LHOKSEUMAWE-Sedikitnya 1.270 jiwa warga terpaksa mengungsi pasca angin kencang melanda Desa Sumber Brantas, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Jawa Timur.

Seorang diantaranya meninggal dunia atasnama Sodiq (66) dan sejumlah orang mengalami luka-luka dan mengalami gangguan pernapasan.

Demikian informasi diterima dari Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Bencana BNPB, Agus Wibowo, dalam keterangan pers, Senin (21/10).

Angin selain melumpuhkan hampir seluruh wilayah Desa Sumber Brantas, juga merusak sedikitnya 20 rumah, fasilitas umum, jaringan komunikasi dan jaringan listrik di Desa Sumbergondo.

Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu, banyak pohon yang tumbang sehingga mengganggu akses jalan raya dan mengancam beberapa bangunan rumah maupun dan fasilitas umum lainnya.

Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kota Batu telah melakukan kaji cepat dan berkoordinasi dengan BPBD Provinsi Jawa Timur, unsur TNI/Polri dan para relawan. Tim juga telah melakukan evakuasi masyarakat terdampak ke pos pengungsian yang telah didirikan beserta dapur umum.

Adapun data warga yang dievakuasi ke sejumlah posko pengungsian di antaranya; Posko PB BPBD Kota Batu 379 jiwa, Rumas Dinas Walikota 122 jiwa, Balai Desa Punten 530 jiwa, Balai Desa Tulungrejo 40 jiwa, SDN 1 Punten 173 jiwa, Balai Desa Sidomulyo 7 jiwa, Kantor Kelurahan Songgokerto 19 jiwa. Sedangkan posko lain yang sedang dipersiapkan adalah Posko Kelurahan Sisir, Posko GOR Ganesa, Posko Balai Desa Sumbergondo dan Sekretariat PGRI.

Beberapa rekomendasi sebagai rencana tindak lanjut yang telah disepakati ialah dengan mengevakuasi seluruh warga yang berada di Desa Sumber Brantas, menutup jalur lalu lintas Kota Batu menuju Kabupaten Mojokerto via Cangar.

Unsur-unsur dan pihak berwajib seperti TNI, Polri, dan Satpol PP mengamankan lokasi terdampak yang ditinggalkan, dan menyalurkan bantuan kebutuhan mendesak seperti bahan makanan, air mineral, perlengkapan bayi, perlengkapan bersih diri, selimut. 

Pihak BPBD Provinsi Jawa Timur sendiri telah mengirimkan personel dan bantuan berupa; Paket Sandang 1300, Matras 250, Tikar 250, Masker 2000, Selimut 250, Peralatan dan keperluan Balita 250, Obat-obatan, Popok Bayi dan Pembalut Wanita.

“Menurut hasil koordinasi dengan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), fenomena angin kencang tersebut merupakan tanda-tanda peralihan dari musim kemarau menuju musim penghujan atau yang lebih dikenal dengan masa pancaroba,” kata Agus.

Foto : Angin kencang landa Kota Batu, Jawa Timur. 20 rumah rusak dan 1.270 jiwa mengungsi. BNPB -screenshot

loading...

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.