7 Mahasiswa dan Seorang Wartawan Kesasar di Hutan Gunung Sala

0
845
Kawasan hutan gunung Sala, Km 35 jalan KKA-Bener Meriah inilah yang menyebabkan tujuh mahasiswa dan seorang wartawan kesasar, Jumat (6/3). Aceh24.com

#Kodim 0103 dan RAPI Terjun ke TKP

LHOKSEUMAWE-Tujuh mahasiswa dan seorang wartawan dari media elektronik di Lhokseumawe, mengalami musibah ketika menyusuri hutan belantara dan Krueng Inong, kawasan Gunung Sala, Gampong Alu Dua, Nisam Antara, Kabupaten Aceh Utara.  Hampir tujuh jam kehilangan kontak.  Kendati akhirnya mereka semua selamat, Jum’at dini hari (6/3)

Sejumlah anggota Kodim 0103 Aceh Utara dan Komunitas Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Lhokseumawe dan Aceh Utara, ikut ambil bagian mendatangi lokasi hilangnya seorang wartawan dan tujuh mahasiswa dari perguruan tinggi negeri itu di kawasan KM 35 jalan KKA-Bener Meriah, hingga Jum’at dinihari tadi (6/3).

Aroma mistik mengikuti ‘penjelajah’ hutan lebat berkabut itu. Kenapa tidak ? Hanya iseng ingin melihat dari sisi tebing, akhirnya kaki mereka melangkah menuruni bukit hingga sampai ke Krueng Inong, Kamis petang (5/3)

 Khabar kehilangan wartawan dan 7 mahasiswa melalui media social (medsos)  membuat heboh.  Mau tak mau Dandim 0103 Aceh Utara, Letkol Inf Agung Sukoco  mengerahkan anggotanya menuju TKP di malam hari.  Tentu saja ditemani anggota RAPI dengan membawa perangkat komunikasinya.

Sebab, HT dan Ring yang ada di mobil sangat mendukung mengingat telepon selular sulit dipergunakan di kawasan itu. Disebutkan, setelah hampir 6 jam hilang, lima orang diantaranya berhasil naik ke tepi jalan negara. Sedangkan tiga lainnya masih dinyatakan hilang hingga pukul 22.00 WIB.

Wartawan Aceh24.com yang tiba dilokasi pukul 21.45 WIB, menyumpai seorang wartawan bersama empat rekannya di lokasi mereka awal menyusuri hutan. “Ada tujuh mahasiswa bersama saya. Sore tadi kami turun dan kehilangan arah untuk kembali,” kata Saiful wartawan TV One.

Ditambahkan, tiga mahaiswa lagi terpisah bersama kami. Dan, saat ini sudah ketemu arah untuk kembali.  

Dari tujuh mahasiswa itu, empat diantaranya adalah mahasiswa Universitas Malikussaleh jurusan Fisip. Dan dua lagi mantan mahasiswa Politeknik Negeri Lhokseumawe serta seorang pemerhati social.

Adapun nama –nama panggilan mereka yang sempat hilang di hutan gunung Sala yaitu Saiful (wartawan), Romi, Ikram, Rizki, Hafiz, Happy, Aldi dan Zul. Semuanya mengakui menelusuri hutan atasnama Forum Komunitas Hijau.   

Sementara itu, beberapa mahsiswa ini pun mengakui perjalanan mereka saat berada di dalam hutan penuh dengan misteri aroma mistik. “Kita juga melihat burung (jenis hantu-red) dan mendengar suara aneh-aneh. Ajakan untuk terus masuk ke dalam hutan juga ada,” kata seorang mahasiswa dan dibenarkan lima rekan lainnya.

Ini pula lah yang menyebabkan tiga mahasiswa ikut terpisah dari rombongan. Syukurnya, mereka semua selamat, kendati sejak siang belum makan.

Makan malam mereka pun tersaji setelah anggota Kodim 01013 Aceh Utara membawa belasan nasi bungkus, pukul 00,05 WIB.

Tepat pukul 01.10 Jum’at dinihari mereka kembali ke Lhokseumawe, ditengah hujan dank abut di kawasan KM 37. Aceh24.com

Foto : Di hutan inilah 7 mahasiswa dan seorang wartawan kesasar selama enam jam. Menjelang Jum’at dinihari (6/3) mereka bersama anggota Kodim 0103 Aceh Utara dan Komunitas RAPI kembali ke Lhokseumawe.   Aceh24.com

loading...

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.