Nusantara

41 Meninggal Akibat Banjir Bandang Flores

ACEH24, LHOKSEUMAWE– Sedikitnya 41 orang meninggal dan 27 hilang akibat banjir bandang dan tanah longsor landa Flores, Nusa Tenggara Timur. Tak hanya itu, puluhan rumah tertimbun lumpur dan hanyut.

Demikian siaran pers yang diterima, Minggu malam (4/4) dari Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan, Dr Raditya Jati.

Disebutkan, empat kecamatan di Kabupaten Flores Timur, terdampak yaitu Kecamatan Ile Boleng, Kecamatan Adonara Timur, Kecamatan Wotan Ulumado dan Kecamatan Adonara Barat. Ada 7 desa mengalami kerugian karena bencana ala mini.

“Puluhan rumah terendam banjir di Kecamatan Adonara Barat. Dan 5 jembatan putus,”kata Raditya.

Rapat terbatas pun dilaksanakan antara Bupati, TNI, Polri dan instansi terkait dalam upaya penanganan darurat.

Sementara itu, BNPB sudah memberikan bantuan logistic dan peralatan dalam dukungan penanganan banjir berupa makanan siap saj (1.002 paket)i, makanan tambahan gizi (1.002 paket),makanan lauk pauk (1.002 paket,  selimut (3.000 lembr), sarung (2.000 lembar), rapid test antigen (10.000 test), masker kain (1.000 pcs) dan masker medis (1.000 pcs).

Sementara itu, dampak bencana alam periode 1 Januari-4 April 2021 disebutkan 282 meninggal dunia, 13 hilang. Lalu sebanyak 4.355.049 orang menderita/mengungsi dan 12.450 orang luka-luka.

Ini akibat gempa bumi 16 kejadian, karhutla 89 kali, kekeringan 1, banjir 446 peristiwa, tanah lomgsor 207, putting beliung 258 kali, gelombang pasang dn abrasi 13 kali kejadian, pungkas Dr Raditya Jati. Aceh24.com

Lihat Juga: Mobil Dinas PPPA dan KB Masuk Jurang
Lihat JUga: Dua Jenazah Korban Bus Jumbo Masuk Jurang Malam Ini Dibawa Ke Langsa

Related Articles

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button
%d blogger menyukai ini: