24 Jiwa Terdampak Aspol Dewantara Terbakar

0
166

Delapan rumah di Asrama Polisi Kecamatan Dewantara, Krueng Geukueh, Aceh Utara, terbakar, Minggu malam (28/6).

KRUENG GEUKUEH-Delapan rumah kontruksi kayu yang ditempati anggota Polisi Sektor Dewantara , terbakar, Minggu malam (28/6) 24 jiwa terdampak. Saat ini mereka mengungsi di rumah sanak saudara terdekat.

Kapolres Lhokseumawe, AKBP Eko Hartanto membenarkan kalau delapan anggotanya bersama keluarga saat ini berada di rumah sanak saudara terdekat setelah rumah yang mereka tempati rata menjadi abu.

“Ditempat keluarganya masing-masing yang dekat dengan Kecamatan Dewantara,” kata kapolres menjawab Aceh24.com, Senin siang (29/6), seraya menambahkan pihaknya sedang melakukan inventarisir  dampak kebakaran itu.

“Ya, ada 7 KK dengan jumlah 24 orang. Terdiri 16 dewasa, 8 pria dan 8 wanita. Ditambah dengan 8 anak-anak. Dua diantaranya balita, tiga laki-laki dan tiga perempuan status pelajar SD,” dirincikan Kapolres Eko Hartanto.

Sekedar mengingatkan, asrama polisi Polsek Dewantara, persis berada di pusat ibukota kecamatan. Sehingga saat api menjilati satu persatu rumah di asrama , berjibun masyarakat Krueng Geukueh memadati sekitar lokasi untuk memberikan bantuan pemadaman bersama tim Damkar dari PT PIM sebanyak 4 unit, Damkar Kabupaten Aceh Utara 2 unit dan Damkar Kota Lhokseumawe.

Sebelumnya, Ketua Forum Geuchik Dewantara, Yusuf Beuransyah menyebutkan kepada Aceh24.com, rumah asrama yang terbakar dalam posisi berjejer dan berkontruksi kayu. Sehingga dengan cepat bangunan rumah hangus terbakar.

Sementara sumber Aceh24.com mengatakan delapan rumah Asrama Polisi  terbakar ditempati Kapolsek Dewantara, AKP Nurmansyah, Bripda T Aris Firmanda, Aiptu Ibnu Hasyem, Bripka Herianto, Bripka David, Bripka Fahrul, Iptu Juardi  dan Bripka Agussalim.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.