13 Tahun Tulis Buku Bahasa Aceh

0
7
loading...

# Berharap Masuk Kurikulum Sekolah

Peluh masih mengalir di wajahnya. Tas usang warna pink tak lepas dari tentengan. Dengan suara sedikit terbata-bata, pria usia setengah abad ini akhirnya menunjukkan isi tas.  

Itulah dia Razali Abdullah (52) warga Batuphat, Lhokseumawe, salah seorang penulis buku berbahasa Aceh. Tidak tanggung tanggung jumlah buku yang sudah ditulisnya. Ya ada 130 an buku.

Bapak tiga anak ini mengaku sudah berkecimpung selama 13 tahun. Tentu saja, ingin menggugah para generasi agar tak lupa dengan bahasa endatu. Terlebih lagi ketika Pemerintah Kota Lhokseumawe, dalam hal ini Wali Kota Suaidi Yahya mengeluarkan maklumat ‘wajib’ bahasa Aceh, setiap Jum’at di lingkungan kantor pemerintahan setempat.

Hati Razali kembali berbunga-bunga. Ia pun berharap, bahasa Aceh tidak saja digunakan di lingkungan PNS Pemko Lhokseumawe, namun juga dapat dilaksanakan di sekolah dasar (SD) dalam jam tertentu.

Buku berbahasa Aceh hasil torehan Razali ini, tidak saja dalam bentuk sejarah dan budaya.  Tapi juga ada kamus. Baik kamus Aceh- Indonesia maupun sebaliknya. Hebatnya lagi, justru ada kamus berbahasa Aceh terjemahan ke bahasa Inggris. 

Mengenakan baju kemeja putih lengan panjang tiba di setber jurnalis- plus kedai kopi.   Ya, tempat nongkrongnya  pemburu berita. Razali masih berkeringat. Lho kok bisa ? Ia datang tak lah naik sepeda motor. Terlebih lagi mobil. 

Dua kakinya sudah menempuh belasan kilo meter, Jumat (6/9). Segelas air putih dan kopi disuguhkan. Sedikit demi sedikit peluh mulai mengering.

“Saya sangat berharap bahasa Aceh, terus digalakkan. Tidak hanya di kantor. Tetapi juga masuk sebagai salah satu mata pelajaran di sekolah dasar. Ya, minimal. Jadi mereka tetap menjaga bahasa Aceh sejak dini,” harapan Razali Abdullah.

Beberapa wartawan yang coba membuka salah satu buku  melihat beberapa tulisan hikayat seperti menina bobok anak atau peuratep anuek. Dan, banyak lagi.

Semoga apa yang dicita-cita Razali Abdullah, dapat terwujud setelah 13 tahun mencurahkan pikiran dan membuahkan hasil 130 buku berbahasa Aceh. Berminat ?. Aceh24.com

Foto : Razali Abdullah getol menulis buku berbahasa Aceh. Baik itu dalam bentuk kamus, budaya, adat juga sejarah. Ada 130 judul yang dilakoni sejak digelutinya 13 tahun lalu. Jum’at (6/9).

loading...

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.