20.2 C
Aceh
25 Januari 2021
Aceh24
Nusantara

12.783 Jiwa Terdampak Banjir Kota Medan

#Banjir Berangsur Surut

LHOKSEUMAWE-Sebanyak 12.783 jiwa dari 4.249 Kepala Keluarga (KK) terdampak banjir Kota Medan. Tak hanya itu, 5 orang dinyatakan meninggal dan 2 orang hilang.

Demikian Dr. Raditya Jati Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB dalam siaran tertulis yang diterima Aceh24.com, Sabtu menjelang siang (5/12).

Menurut Raditya, banjir yang sempat merendam Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara, di beberapa titik hingga lima meter, Kamis (3/12) lalu berangsur surut. Tinggi muka air terpantau antara 30 hingga 60 cm pada hari ini, Sabtu (5/12).

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat bersama tim gabungan telah mengevakuasi 181 jiwa, di antaranya anak-anak 67 jiwa dan lansia 26 jiwa. 

Sedangkan kerugian materiil, sebanyak 1.493 unit rumah warga dan 1 masjid terendam saat kejadian yang terjadi sekitar pukul 22.30 WIB. Di samping itu, seluas 69 hektar lahan juga terendam.

Banjir dipicu salah satunya akibat hujan berintensitas tinggi  sehingga ini menyebabkan Sungai Deli, Sungai Babura dan Sungai Denai meluap. Ada empat kecamatan terdampak banjir yaitu Kecamatan Medan Johor, Kecamatan Medan Maimun, Kecamatan Medan Sunggal dan Kecamatan Medan Tuntungan. 

Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan melaporkan terdapat enam orang hilang dan ribuan unit rumah terendam. BPBD Kota Medan segera melakukan penanganan darurat bencana di lapangan, seperti evakuasi warga terdampak, kaji cepat dan koordinasi dengan instansi terkait.

Berdasarkan analisis melalui InaRISK, Kota Medan merupakan salah satu wilayah dengan potensi bahaya banjir dengan tingkat kerawanan sedang hingga tinggi dengan 21 kecamatan yang berpotensi terdampak bahaya tersebut. 

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menginformasikan prakiraan dini cuaca pada 4 hingga 6 Desember 2020. Pada hari ini (5/12) dan Minggu (6/12), wilayah Sumatera Utara merupakan salah satu wilayah yang berpotensi hujan lebat yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang. 

Masyarakat dapat mengakses aplikasi Info BMKG untuk mendapatkan prakiraan cuaca hingga tingkat kecamatan. Langkah tersebut dapat membantu kesiapsiagaan diri dan anggota keluarga.

Masyarakat diimbau untuk selalu waspada terhadap potensi bahaya bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor dan angin kencang. – Red

Related posts

KPK Tiga Kali Hadang Mobil Bupati Ahmadi

Redaksi Aceh24

HMI Nilai Aneh Pemerintah Aceh Utara Pinjam Uang Rp 60 Miliar

Redaksi Aceh24

Sunatan Gratis di Desa Terpencil

Redaksi Aceh24